PoreBlock by ReservoAir: Paving Block Berpori Hasil Riset ITB untuk Zero Runoff
PoreBlock by ReservoAir merupakan paving block berpori hasil penelitian ITB yang dirancang untuk mendukung konsep zero runoff. Simak ulasan lengkapnya di sini!
ARTIKEL
10/27/20264 min read
PoreBlock merupakan paving block berpori yang dirancang agar air hujan meresap ke dalam tanah melalui permukaannya. Produk ini dikembangkan berdasarkan riset dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan kini dipasarkan oleh ReservoAir.
Bila ingin mengetahui lebih jauh, simak latar belakang pengembangan PoreBlock by ReservoAir serta cara mengakses informasi resmi tentang produknya berikut ini!
Apa itu PoreBlock by ReservoAir dan Siapa yang Memasarkannya Sekarang?
PoreBlock by ReservoAir merupakan paving block berpori yang dikembangkan dari hasil riset Institut Teknologi Bandung (ITB) dan kini dipasarkan oleh ReservoAir atau PT Reservoair Konservasi Indonesia.
Berkat struktur porinya, air hujan dapat meresap melalui permukaan paving dan masuk ke dalam tanah. Dengan begitu, risiko genangan dan aliran air hujan di permukaan dapat dikurangi.
Limpasan atau runoff merujuk pada air hujan yang mengalir di permukaan tanah karena tidak terserap ke dalam tanah. Sementara itu, konsep zero runoff bertujuan meminimalkan limpasan dengan mengupayakan agar air hujan meresap langsung di lokasi jatuhnya.
Selain melalui PoreBlock, ReservoAir juga mendukung penerapan konsep tersebut lewat pembangunan sumur resapan dan Sistem Pemanenan Air Hujan (SPAH).
Dari Riset ITB ke ReservoAir: Perjalanan Nama dan Produk
Perjalanan PoreBlock melibatkan dua startup yang mulanya berjalan sendiri-sendiri, yaitu Tech Prom Lab dan SolusiBanjir.id. Keduanya bergabung dan membentuk ReservoAir.
Riset ITB dan Tech Prom Lab
Berdasarkan informasi dari laman ITB yang terbit pada 29 September 2020, PoreBlock dikembangkan oleh Anisa Azizah, alumni Teknik Fisika ITB, bersama timnya di bawah bimbingan Prof. Bambang Sunendar, Ph.D. Hasil penelitian ini lalu dikomersialkan melalui startup Tech Prom Lab.
Sementara itu, profil Tech Prom Lab di AIM2Flourish mencantumkan nama badan hukum PT Teknologi Kanggo Nusantara Bagja yang didirikan pada 2017. Riset awal PoreBlock sendiri telah dilakukan di laboratorium ITB sejak 2015.
Profil tersebut juga menyebut Adi Surya Pradipta sebagai pendiri Tech Prom Lab, sedangkan Anisa Azizah dan Rizqi Abdullah tercatat sebagai co-founder PoreBlock.
SolusiBanjir.id: Startup Pengelolaan Air Hujan
SolusiBanjir.id adalah startup lain yang juga berfokus pada pengelolaan air hujan dan pengendalian banjir.
Pada 15 Juni 2021, bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, SolusiBanjir.id menggelar diskusi online bertema “Kewajiban Masyarakat dalam Solusi Banjir”.
Dikutip dari pemberitaan ITB, kegiatan tersebut menghadirkan tiga pembicara, yaitu Prof. Arwin Sabar, guru besar Teknik Lingkungan ITB; Dr. Leo Eliasta, Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Sungai dan Pantai; serta Dr. Setiawan Wangsaatmaja, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan ini menjadi salah satu rekam jejak publik SolusiBanjir.id dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya pengendalian banjir.
ReservoAir: Hasil Penggabungan
SolusiBanjir.id dan PoreBlock Tech Prom Lab akhirnya bergabung untuk membangun ReservoAir.
Dengan penggabungan ini, PoreBlock yang semula produk Tech Prom Lab menjadi produk andalan ReservoAir, bersama sumur resapan, SPAH, dan layanan konsultasi dalam satu perusahaan.
ReservoAir Seperti Apa Hari Ini?
ReservoAir merupakan startup climate-tech asal Indonesia yang berfokus pada pengelolaan air hujan dengan konsep zero runoff.
Melalui berbagai solusi inovatif dan terintegrasi, ReservoAir berkomitmen untuk mengurangi limpasan air sekaligus menjaga keseimbangan siklus air secara berkelanjutan.
Komitmen ini sejalan dengan visi ReservoAir untuk mengembalikan keseimbangan siklus air melalui pengelolaan yang berkelanjutan, serta misinya dalam menekan limpasan air dengan solusi yang menyeluruh dan terintegrasi.
Kemudian untuk mewujudkannya, ReservoAir menghadirkan dua lini solusi utama, yaitu:
Lini produk, mencakup PoreBlock, sumur resapan, dan Sistem Pemanenan Air Hujan (SPAH) sebagai solusi untuk mengelola air hujan dan mengurangi limpasan.
Lini konsultasi, menyediakan layanan teknis dan strategis yang mencakup perencanaan, penerapan, hingga evaluasi sistem pengelolaan air hujan. Layanan ini menyasar pemerintah, pengembang, perusahaan, serta institusi yang membutuhkan solusi pengelolaan air yang berkelanjutan.
Berbekal pengalaman dalam menangani lebih dari 200 proyek, ReservoAir terus mengembangkan solusi pengelolaan air hujan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Kantor ReservoAir beralamat di Climate-Tech Hub (Eco-S Coworking & Office Space), Sahid Sudirman Residence, Jalan Jenderal Sudirman No. 86, Jakarta Pusat.
Kenali lebih lengkap mengenai profil perusahaan, berbagai solusi yang ditawarkan, serta perjalanan ReservoAir melalui halaman Tentang Kami.
Dua Jalur yang Bertemu di ReservoAir
ReservoAir terbentuk dari dua jalur yang awalnya berjalan terpisah, lalu bertemu dalam satu brand.
Jalur pertama berawal dari riset. Pada 2015 hingga 2017, riset material dilakukan di laboratorium ITB di bawah bimbingan Prof. Bambang Sunendar dan berkembang menjadi paving berpori. Hasil riset tersebut dikomersialkan pada 2017 lewat Tech Prom Lab (PT Teknologi Kanggo Nusantara Bagja), yang memproduksi dan menjual PoreBlock melalui pabrik paving mitra.
Jalur kedua berjalan paralel lewat SolusiBanjir.id yang aktif secara publik sejak 2021. Fokusnya ada pada pengelolaan air hujan dan edukasi pengendalian banjir.
Kedua jalur ini kemudian digabung dalam ReservoAir, yang menaungi PoreBlock, sumur resapan, SPAH, dan layanan konsultasi.
Spesifikasi dan Kegunaan Singkat PoreBlock by ReservoAir
PoreBlock by ReservoAir dapat diaplikasikan di berbagai area, seperti tempat parkir, taman, area drop-off, jalur menuju bangunan utama, hingga area sekitar kolam renang dan ruang terbuka yang produktif.
Dibandingkan paving block konvensional, PoreBlock diklaim memiliki daya serap air hingga 100 kali lebih cepat. Kemampuan ini membantu air hujan meresap ke dalam tanah dengan lebih cepat sehingga meminimalkan potensi genangan.
Selain fungsional, PoreBlock tersedia dalam berbagai pilihan tekstur, bentuk, dan warna yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan area. Produk ini juga relatif mudah dirawat, tahan terhadap lumut, serta mendukung pengisian kembali cadangan air tanah.
Cara Mengenali Sumber Resmi PoreBlock
PoreBlock merupakan paving block berpori yang dikembangkan dari riset ITB. Saat ini, ReservoAir (PT Reservoair Konservasi Indonesia), yang terbentuk dari bergabungnya dua startup, yakni Tech Prom Lab dan SolusiBanjir.id, berperan sebagai pemasar PoreBlock.
Jika ingin mengetahui spesifikasi PoreBlock by ReservoAir, pilihan yang tersedia, atau kebutuhan konsultasi proyek, tim ReservoAir bisa dihubungi dengan mudah melalui WhatsApp +628112094117.




Alamat
Eco-S Coworking & Office Space (Climate-Tech Hub)
Sahid Sudirman Residence, Jl. Jenderal Sudirman No.86, RT.10/RW.11, Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10220
Kontak
©2026 ReservoAir - All rights reserved
